Me, my dream, n my thought

Wednesday, July 20, 2016

SIM keliling, urus sim sendiri

Mau perpanjang sim nih. Berhubung saat ulang tahun (dimana sim habis berlaku) lagi gak di Indonesia, jadi alternatif cari sim keliling untuk perpanjang.
Lokasi yang terdekat rumah adalah sebrang Taman Makam Kalibata Jakarta Selatan.

Loket buka Senin s/d Kamis, Sabtu dari jam 7.30 s/d 11.00 siang

Pendaftaran dibuka setiap 30 menit dengan menyerahkan fotokopi/asli KTP dan SIM.

Nunggu giliran dikasih nomer, masuk, foto, tandatangan, cap jari. Tunggu sim jadi. Selesai. Di laminating di luar bayar 10rb.

Biaya sim C 135ribu, sim A 140ribu. 
1 jam aja dari datang sampai selesai.

Jadwal sim keliling http://www.simkeliling.info/

#simkeliling #stnkkeliling #pelayananmasyarakat #simjakartaselatan
#polantas
#urussimsendiri

Labels: , ,

posted by Putri SG at 08:37 0 comments

Monday, October 27, 2014

Masakan Padang Sinar Pagi



Sinar Pagi nasi padang.
Lokasi : Pasar Geylang Serai Food court
Transport : mrt - paya lebar.

Nah ini nii, katanya siiihhh, masakan padangnya endanggg, jadilah kita coba kesini. Uantriiii sih, karena kebetulan juga hari minggu dimana para pekerja Indonesia banyak yg libur dan mereka banyak yang bungkus/package makanan.
Udah antri nih yaaa, berharap rasanya seperti nasi kapau asli bukit tinggi yang ueenaaakkk itu. Tapi ekspektasi terlalu tinggi mungkin, hehehe, jadilah jeng jeng.... rasanya ya rasa melayu lagi lah, bukan rasa asli bukit tinggi.
Pesen 2 piring nasi lauk rendang, daging balado, acar timun, perkedel kentang, peyek udang habis sekitar 16sgd. Dan.... jangan harapin sayur gratis kayak di rumah makan padang di Indonesia, disini, cuma dikasi kuah ama sambal (jika minta). Sayur beda lagi ya..

Untuk yang kangen masakan padang yang terjamin halal, bolehlah makan disini, kalo liat dari review yang ditempel disitu sepertinya sering mendapatkan penghargaan. Tapi jangan berharap terlalu mirip dengan rasa nasi kapau bukit tinggi.

Sekian terima kasih ;)
*bocoran, disebelah ada nasi rawon yang antri juga, review lanjutan ya hehehe

#nasipadang
#singapore
#kuliner
#halalfood
#makananindonesia
#singapura

Labels: , , ,

posted by Putri SG at 15:14 0 comments

Tuesday, July 22, 2014

Another Big Step

Dulu waktu jaman muda (masih kinyis kinyis) pingiiiinn banget ngerasain tinggal di luar negri, alias negri yg lebih maju dari Indonesia. Bukan karena gak cinta Indonesia, tp pingin aja ngerasain rasanya gimana siihhh.
Keinginan itu doa, dan memang dikabulkan sama Allah. Kok ya pas liburan bulan Mei kemarin kami sekeluarga kesasar di lokasi cabang kantor misua di singapore. Pdhl gak biasanya nyasar (sombong dikit hehehe).
Dapet pengumuman musti pindah di Juli ini.

Akhirnya kita siap2 deh, info2 yang dicari tau:

1. Lokasi tempat tinggal. Tanya sana sini ternyata dpt apartment HDB (high density building) dr rekan yg kami gantiin posisinya. Di Singapore ada 2 tipe apartment yg biasa disebut HDB untuk yg model fasilitasnya lebih rendah dan biasanya lebih padat dalam satu komplek dibanding dgn Condo (condominium) yg fasilitasnya lebih mewah (biasanya ada swimming pool, fitness center, security lebih bagus). Dengan biaya yg sama kalo Condo cuma dpt 2 kamar, biasanya di HDB bisa dpt 3 kamar (tergantung lokasi). Oh iya, disini kalau mau menyewa tempat tinggal, Agent property sangat berpengaruh. Yang punya channel bagus bisa pilih tempat yang bagus juga. Bisa cek lewat internet juga di propertyguru.sg . Tapi ternyata lebih lengkap kalo dah kenal agentnya langsung.

2. Transpot ke kantor, sekolah dan public location. Alhamdulillah, HDB kami deket dengan stasiun MRT (mass rapid transport) atau kereta cepat walaupun jarak ke kantor agak jauh. Rekan kami sdh memilih tmpt ini selain lingkungannya  tdk sumpek (pemandangan ke rumah biasa atau landed house) bukan ngadep jendela apart orang lain, deket mesjid (sangat berarti nih), gak jauh jg dr pasar induk dan pantai. Asik kaaannn, alhamdulillah ya Allah jd ga pusing adaptasi awal.

3. Cari sekolah. Nahhhh ini yg paling ribet sebenernya. Term sekolah atau tahun ajaran disini mulainya Januari dan masuk SD (sekolah dasar) itu harus sdh 7 thn. Waduhhh mulai pusing deh, karena Kakak masuk sekolah di Jakarta mulai usia 6 tahun. Jadi bingung juga. Udah gitu untuk sekolah lokal disini (non International school) biaya per bulan tergantung status kita disini (citizen, Permanen resident (PR) atau expat). Indonesia juga memiliki sekolah yang dikelola oleh pemerintah Indonesia a.k.a KBRI yaitu Sekolah Indonesia Singapura (SIS).

Berbekal doa dan tekad *taelaa, kita niatin untuk berangkat ke Singapore boyongan, hehehe.
Doakan ya, semoga semuanya lancar. Aamiin Ya Robbal Alamin.

Labels:

posted by Putri SG at 15:01 0 comments

Monday, May 12, 2014

Transportasi di Balikpapan - samarinda

Dinas kali ini ke kota Balikpapan - samarinda. Yang konon katanya mahal.
Udah pernah sih dulu awal tahun 2000an. Tp pasti skrg udah beda.

Naek burung biru di first flight di awal minggu alias hari senin, so pasti pesawat full abis dgn para pekerja ekspatriat dan lokal yang mau berangkat kerja atau meeting di sekitar balikpapan.

Mendarat di airport sepinggan balikpapan, airportnya baruu modelnya modern dan ada mallnya, berhubung masih pagi dan sepertinya masih baru jd belum keliatan kegiatan di mallnya. Typical kyknya di airport2 baru di indonesia, kenapa ya toiletnya minim tissue? Ayo ah cek in dulu pake path dan fb *biareksisterus.

Berhubung mo ke samarinda jd langsung ke arah keluar dimana ada bbrp travrl yg menyediakan layanan ke samarinda. Pilihan jatuh ke kangaroo. Ada juga transporter. Si kangaroo ini counternya keren amat ya, mbak2nya berseragam rapih blazer, monitornya merek apple. Mobilnya gedee. Kalau transporter mobilnya hyundai h9 kyknya. Bayar 120rb.

Sekilas mengenai Samarinda. Karema kalimantan timur adalah propinsi yang kaya akan hasil tambang, jadi banyak orang kaya sepertinya disini. Hasil ngobrol dengan supir mobil sewaan, semua punya mobil dan motor baru, sampe pesen mobil dan motor di dealer selalu indent tidak ada yang ready stock. 
Alhasil jalanan macet saking banyaknya mobil dan motor, setiap orang di rumah memiliki satu kendaraan bermotor. 

Kami coba jalan2 menggunakan transportasi umum alias angkot pada malam hari yang lewat depan hotel, sepertinya mereka tidak ada trayeknya, jadi minta anterin kemana juga mau dengan bayar 3500 idr per orang dan angkotnya memang kosong. Bisa idup ya tuh angkot dgn biaya hidup yg mahal disana?

Labels: , ,

posted by Putri SG at 08:54 0 comments

Monday, May 28, 2012

Kuala Lumpur - Hongkong - Macau - Schenzen (1) updated

Ihiy.....Hasil dari urus paspor online adalah kita mau jalan-jalan dan cap paspor di 4 negara sekaligus.
Planning sebenernya udah dari tahun lalu karena beli tiket HEMAT dari Air Asia. Lumayanlah untuk harga 1,2 juta PP (tanpa bagasi) udah bisa jalan-jalan ke 3 negara ASIA ini. Perjalanan ini dilakukan tanpa ada contact person di lokasi. Jadi bener2 jalan2 nekad deh. Siapkan jiwa adventurirnya ;)

Persiapan sebelum berangkat:
1. Print tiket dan lakukan Online check-in biar gak buru-buru
2. Cari penginapan murah dan book. Kali ini pergi berdua Lina dan kita sepakat cari apartemen yg di pusat kota biar gampang cari kendaraan. Dapat rekomendasi dari My dearest Sister, coba hubungi yang punya apartment (bu Linda) yang bisa bahasa Indonesia dengan lokasi Hongkong Island. per malem dapat 550HK$. Lumayanlah kalau dibagi 2.
3. Buat list itinerary lokasi yang mau dikunjungi di 4 negara tsb. Browsing-browsing sekalian harga tiketnya kalau ada di Hongkong discovery atau blog2 personal.
4. Berhubung kendala utama adalah makan (HALAL food), jadi alasan pilih lokasi causeway bay (hongkong island) karena konon disitu ada Rumah Makan JAWA TIMUR yang dimiliki bu Haji yang so pasti halal, jalan tinggal sekitar 2 blok. Sambil cari makanan HALAL di kota kunjungan lain. Halal disini tentunya bukan sekedar hanya tidak jual Babi/pork ya.
5. Outfit dan koper harus cocok nih untuk digeret kemana-mana. Tapi karena ada planning belanja kecil2an jadi tiket pulang ditambah bagasi. Cukuplah buat berdua yang 15 kg (bukan tukang belanja, katanya.....xoxoxo)
6. My extra special equipment yaitu peralatan memerah ASI (pompa ASI) beserta mini storage untuk bawa ASI yang udah dipompa. Ini wajib karena my baby masih 10 bulan dan udah punya tekad harus ASI full sampe 1 tahun (tanpa campur SuFOR). Lumayan juga nih, beli banyak icegel, plastik mambo utk tempat ASI biar praktis, dan yang pasti Pompa ASI sekalian 2 dibawa, yang manual (Medela Harmony) dan Electric (Medela Swing) plus 2 cooler bag.

Tiket yang dibeli Air ASIA mau gak mau harus stop over (mampir) di Kuala Lumpur di LCCT (Terminal low cost) yang letaknya dah pasti bukan bandara KLIA yang terkenal itu. Sekalian daripada sayang udah mampir gak ngapa-ngapain, yawes kita buat juga jadwal stop overnya agak lama, tanpa nginep at least bisa ke kotanya. Kebetulan kita berdua udah pernah ke KL, jadi gak mandatory lah untuk tujuan wisatanya.
Ambil pesawat paling pagi sampe di KL sekitar jam 10 waktu setempat.

KUALA LUMPUR - LCCT (23 Mei 2012)
Wakss... baru sekali masuk LCCT KL ternyata hmmm, yah, mirip terminal cargo lah (dan emang iya ternyata), begitu  masuk langsung ke Hall yang guede kayak gudang trus ambil antrian cap paspor. Ternyata kok ngelihat ada diskriminasi juga ya, kebetulan pas ngantri bareng sama TKI yang mau jemput suaminya di KL, sepertinya petugas paspor memang sudah ada prosedur utk para TKI, Sempet dia diperlama dengan beberapa pertanyaan detil yang tdk ditanyakan ke gue dan Lina, hmm. Begitu masuk ke dalam, langsung nyoba idupin indosat BB internasional. Ati2 ternyata tarif menipu, pdhl sudah dibuat pemilihan network manual sesuai operator lokal.
Bawaan kita sebenernya koper ukuran kabin plus ekstra perangkat ASI, Kita berdua pake tas super efisien dari STORKSAK yang banyak kantongnya di dalem serta ukurannya lumayan besar buat bawa2 sekalian. Keluar lgs kita nyari Luggage storage LCCT utk nitipin 2 tas cabin kita yg lumayan gede ini. Letaknya persis keluar dari ruangan setelah arrival. Tapiiii, begitu sampe disana, kok banyak koper2 keleleran, ternyata yg berpikiran kayak kita banyak, dan locker mereka udah penuh, hiks. Sambil memohon2 akhirnya dikasih titip karena gak nginep tapi kena tarifnya tetep sama. Hiks, apa boleh buat drpd gotong2 koper ke kota.
Berikutnya, trasnportasi ke kota. Mau kemanakah kita? Yah kita pingin nyari pie tart yang katanya lagi booming gitu secara kalau cari di Hongkong dah pasti gak halal, jadi nyoba versi halalnya disini. Tujuan ke KL sentral. Bis transportasi disini ada beberapa brand, tapi setelah liat2 yg paling murah dan lumayan adalah AEROBUS 8RM/trip. (tobe continued..)

Labels: ,

posted by Putri SG at 08:33 0 comments

Wednesday, May 16, 2012

Urus perpanjangan Paspor online

Paspor habis!! Tergerak mencoba mengurus paspor secara online. Sebelumnya pernah urus paspor anak tanpa calo di kantor imigrasi jakarta selatan. Berhubung ini paspor sendiri, mau nyoba urus di kantor imigrasi jakarta barat, yang konon letaknya di deket museum fatahillah. Browsing-browsing plus pelajari caranya di website
  Caranya:
1. Baca persyaratan perpanjang paspor atau buat paspor baru di website imigrasi. Dimana krn saya mau perpanjang paspor maka yang dibutuhkan adalah: - fotokopi paspor lama - fotokopi ktp di kertas A4 - fotokopi kartu keluarga - fotokopi akte kelahiran / ijasah / surat nikah - surat rekomendasi atau keterangan bekerja jika bekerja di kantor Semua dokumen ini masing2 discan dlm file terpisah, dan difotokopi dalam kertas A4
 2. Masuk ke website www.imigrasi.go.id ke bagian layanan publik/layanan online/layanan paspor online. Isi data yg dibutuhkan. Upload dokumen yg dubutuhkan sesuai petunjuk. Jika sudah selesai JANGAN LUPA untuk print bukti pendaftaran online, krn dokumen ini akan dibawa ke kantor imigrasi utk pengurusan selanjutnya. Disini jg kita bisa pilih kapan kita akan datang ke kantor imigrasi yg dipilih sendiri untuk pengurusan selanjutnya.
3. Di hari yang dipilih, bawa hasil print pendaftaran online, fotokopi dokumen, dan asli dokumen. Kantor imigrasi buka jam 8 pagi. Saya ke imigrasi jakarta barat naek busway jurusan kota, turun di kota, letak kantornya sebenernya deket banget dr halte busway, tinggal nyebrang ke arah museum fatahillah. Berhubung gak tau jadi naek bajaj deh muterin kota. Udah gitu dateng kepagian, jd loket belum buka. 4. Sampe di kantor imigrasi, kita ternyata tetep harus beli map seharga 7000 rupiah di loket luar (tidak resmi tapi harus hehe ). Jam 8 teng baru boleh ambil formulir gratis, isi ulang datanya (online tapi teteup manual), trus ambil nomer antrian khusus daftar online (yg ternyata gak banyak antriannya). 5. Duduk manis sampe nomer kita dipanggil atau tercantum di papan digital. Dokumen diserahkan dan yang asli ditunjukkan. Trus petugas bilang kalo nanti akan dipanggil namanya di loket ujung (loket 5). 6. Tunggu tinggal tunggu udah seneng krn bisa selesei hari ini juga semua proses, kok gak dipanggil2 ya. Gelisah udah hampir 2 jam duduk, akhirnya mutusin untuk perah ASI dulu di ruang menyusui. (ada ruang khusus atau bilik menyusui). Ruangnya dikunci, jd minta bukain deh sama satpamnya. Selesai perah, yg nomer satu (saya nomer 2) lg dipanggil di loket 5. Jam menunjukkan jam 10. Owww, ternyata loket itu khusus dibuka jam 10, pdhl dr tadi petugasnya ada disitu, gak tau deh ngapain. 7. Dapat nomer untuk bayar, langsung, menuju loket pembayaran perorangan yang tdk ada yg jaga cuma ada tulisan, Tunggu dipanggil. Hmm berapa lama lagi nih. Sambil ngeliatin orang2 yg diurusin calo dipanggil masuk wawancara dan foto. Khawatir jg dpt giliran keberapanih, bayar aja belum. Eh sekitar setengah 11 baru deh ada mbak2 duduk disitu. Pendahulu saya si nomer 1 lgs bayar trus kabur keluar. Saya bingung jg dia kemana, ternyata loket wawancara dan foto utk yg daftar onlie beda. Saya bayar Rp. 255.000 untuk paspor 48 halaman. 8. Celingak celinguk kok gak ada orang, ternyata pendahulu saya sedang difoto dan sidik jari di dalam. Habis itu langsung giliran saya. Tunggu sekitar 10 menit petugas wawancara manggil utk wawancara. 9. Selesai wawancara udah deh pulang sambil liat2 area sekitar museum yg saya liat banyak sepeda ontel lengkap dengan asesoris jadulnya buat nikmati berfoto gaya jakarta tempoe doeloe. Selesai wawancara dikasih tau paspor jadi 4 hari kerja kedepan. 10. Di hari pengambilan paspor, saya datang bawa bukti pembayaran, trus langsung disuruh ke loket pengambilan. Tanda tangan trus ambil paspor baru deh. Tapi ketika saya minta paspor lama saya, kok saya disuruh buat surat pernyataan yang dibeli di loket map seharga 8000. Waduh apaan lagi nih, berhubung males dan kyknya paspor lama saya gak visanya yah, cuekin ajalah gak usah diambil. Caooo, pulang deh naek ojeg sepeda ke halte busway, assiiiikkk dek diboncengin sepeda ontel. Sekalian wisata kota tua. Secara keseluruhan pengurusan paspor online lebih cepat tanpa bantuan calo, sekitar 2 jaman sampe selese, dimana paspor jd 5 hari kerja. Not bad. Tips, terkadang kita ditawarin paspor biometrik, ambil paspor 48 halaman aja yg lebih murah. Silahkeun dicoba, hitung2 menghilangkan negara kita dari calo2.

Labels:

posted by Putri SG at 22:17 4 comments

Wednesday, July 13, 2011

Air Susu Ibu (ASI) untuk Ibu bekerja

Lahir sudah anak ketiga kami si cantik Anindita Safiyya Lubis. Agak perjuangan cari nama untuk anak ketiga memang, mana perempuan semua jadi nama2 bagusnya udah keambil ama kakak-kakaknya hehehe. Jadi setelah hari ke-3 di rumah sakit RSIA Bunda Menteng, jadilah keluar nama tersebut.
Oke itu hanya prolog :D, intinya mulai adek Safiyya lahir, saya bertekad kembali untuk memberikan kesempatan dan hak yang sama kepada anak saya yaitu mendapatkan ASI eksklusif 6 bulan dan insyaAllah lanjut sampai usia 2 tahun tanpa tambahan susu formula. Oke kita mulai tips2 dan cara yang sudah pernah saya coba (bukan maksud untuk menggurui, tapi hanya 'sharing'):
1. Tanamkan tekad dalam diri kita bahwa ASI adalah yang terbaik. Jelas yang terbaik, wong Allah menetapkan di dalam Al Quran bahwa menyusui selama 2 tahun penuh (Al Baqarah 233) silahkan dilihat :), dan saya juga sudah melihat contoh hasilnya yang nyata bahwa menyusui atau ASI membuat anak lebih pintar, lebih sehat, dan insyaAllah lebih sholeh.
2. Tidak perlu stok susu formula di rumah, karena begitu kita punya stoknya, kalau kita sedang 'down' kadang tergerak untuk memberikan ke anak. Bayi newborn memang cenderung 'fussy' tapi pasti ada alasannya. Selain karena adanya masa 'growth spurt' yaitu masa mereka selalu menyusu walau kadang terasa asi kita sudah habis, tapi itu adalah rangsangan untuk menambah produksi ASI kita. Jadi dijalanin saja dengan jangan lupa minum air lebih banyak dan makan yang bergizi.
3. Stok stok dan stok. Ini tidak boleh lalai untuk ibu2 bekerja. Pengalaman anak pertama baru mulai stok pada usia anak memasuki bulan ke2 dengan stok 20 botol sajah. Dan ternyata teman-teman, begitu masuk bulan ke-5 sudah kejar2an ama stok. Belajar dari pengalaman, di anak ke-2 stok ditambah jadi 30 botol. Nah mulai yg ke-3 ini aku mau tambah stoknya nih, krn dari minggu ke-3 aja udah mulai stok ASI.
4. Susui anak lebih sering. Mumpung dikasih libur sama kantor 3 bulan, ya manfaatkan untuk sering2 sama anak deh, jadi kan produksi asi bisa lebih banyak untuk bisa disimpan.
5. Begitu saatnya bekerja, jangan malas untuk memerah. Disiplin dan disiplin kuncinya. Tidak nunggu payudara merasa keras baru memerah, krn nanti produksi akan berkurang. Saya melakukan memompa asi sesuai jam menyusui di rumah, setiap 2 jam. Sebelumnya saya sampaikan ke atasan, bahwa ada jam2 saya butuh waktu khusus untuk memompa ASI, dan ini sudah masuk ke undang2 tenaga kerja lho, jadi jangan takut ya Mom. Begitu anak mulai MPASI (makanan pendamping ASI) jadwal pompa juga mulai disesuaikan tentunya.
6. Pengalaman dari anak pertama gak ada yg sukses dikasih dot. Jadi untuk ibu2 yg menitipkan anaknya utk bekerja memang lebih enak ngasihnya pake dot, udah mulai latihan pake dot dari anak dibawah 1 bulan deh, soalnya pengalaman kalo 1 bulan ke atas udah ngak mempan, tapi tentunya sekali2 aja ya, nanti bayinya malah gak mau nenen langsung (bingung puting)
7. Yang terakhir: Tekad tekad dan tekad. Cuma itu yang membantu kita untuk bisa kasih ASI selama bekerja tanpa putus 2 tahun. Pernah ada teman yg tidak bekerja bertanya : 'Gimana caranya supaya ASI bisa banyak?' . Sebenarnya ASI saya juga tidak berlimpah, tapi saya punya tekad, tidak mempang dengan bujukan2 orang2 terdekat utk memberikan susu formula walaupun saya lelah, kesal, tidak mood, kadang2 mau nangis liat anak rewel terus minta susu. Tapi alhamdulillah saya punya suami yang mendukung.
dan juga terima kasih ke teman saya yang sudah mengenalkan ASI dan kebaikannya mulai dari anak saya yg pertama. Mungkin kalo saya kurang informasi, tekad saya akan berkurang juga.

Oh iya, sebelum anak pertama lahir, saya datang ke klinik laktasi di RS St Carolus jakpus untuk belajar menyusui, memerah dan perawatan agar tidak mudah lecet. Sangat membantu utk para ibu baru.

Yuk, untuk para mommy yang bekerja maupun tidak bekerja, kita semua bisa memberikan yang terbaik untuk anak kita dimulai dari hak-nya memperoleh ASI (air susu ibu).

Alat bantu :
- Pompa asi (manual/electric))
- Cooler bag dan es biru
- Botol simpan asi (gelas/bpa free)

Labels:

posted by Putri SG at 17:02 0 comments